eQuator, KAYONG UTARA – Sebelum menghadiri kegiatan Musrenbang, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi membuka pelaksanaan Pasar Murah atau Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Halaman Masjid Agung Al-Khair Kabupaten Kayong Utara, Jumat (10/04/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas inflasi, melakukan operasi pasar, serta meringankan beban ekonomi masyarakat.
Setibanya di lokasi, Gubernur Norsan langsung menyapa masyarakat yang telah antusias menunggu pelaksanaan pasar murah. Ia didampingi oleh Bupati Kayong Utara Romi Wijaya, Wakil Bupati Kayong Utara Amru, Kapolres, Ketua DPRD Kabupaten Kayong Utara, serta jajaran kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Pada pelaksanaan GPM kali ini, pemerintah menyediakan paket sembako premium yang terdiri dari beras premium kemasan 5 kg, minyak goreng, dan gula pasir.
Awalnya, paket sembako tersebut direncanakan dijual seharga Rp90.000 dari harga normal Rp120.000 setelah mendapat subsidi pemerintah. Namun, setelah mendengar langsung aspirasi masyarakat, Gubernur Norsan memutuskan untuk memberikan subsidi tambahan sehingga harga paket diturunkan menjadi Rp50.000.
“Sesuai permintaan Bapak/Ibu sekalian, karena ini hari Jumat juga, kita berikan harga Rp50.000,” ujar Norsan yang disambut antusias warga.
Penurunan harga ini dapat terlaksana berkat dukungan subsidi tambahan dari Bank Kalbar, sehingga masyarakat hanya membayar sebesar ongkos angkut untuk mendapatkan paket sembako.
Gubernur menjelaskan bahwa pemerintah menyiapkan sebanyak 1.000 paket sembako agar seluruh masyarakat yang hadir dapat memperoleh bantuan tersebut. Mekanisme pembagian dilakukan dengan mendahulukan warga yang telah memiliki kupon, kemudian dilanjutkan bagi warga yang belum memiliki kupon.
Di akhir kegiatan, Gubernur mengimbau masyarakat untuk tetap tertib selama proses antrean serta menjaga suasana kondusif. Ia juga menutup kegiatan dengan menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada masyarakat yang masih berada dalam suasana bulan Syawal. (*)
Komentar
Login untuk Berkomentar
Silakan login untuk memberikan komentar