EQUATOR, Pontianak. Di tengah kabar pemanggilan KPK dan kritik masyarakat ihwal jalan rusak, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan malah pelesiran ke Kuching, Malaysia, Jumat, (3/4/2026). Norsan tidak sendiri, ia membawa istri, anak serta menantunya ke Sarawak.

 

Tim Redaksi Equator Online mendapat salinan pemesanan tiket rombongan Ria Norsan via traveloka. Pada E-ticket, Gubernur Ria Norsan dijadwalkan terbang dari Bandara Supadio pada pukul 09.20 WIB dan mendarat di Kuching Internasional Airport pukul 11.05 WIB.

 

Rombongan Ria Norsan terbang ke Kuching menggunakan maskapai Air Asia dengan nomor penerbangan AK-1782. Selain memboyong istri, anak dan menantunya, kepala daerah yang sedang dalam pengawasan Komisi Pemberentasan Korupsi ini turut membawa sejumlah orang lain.

 

Ada tujuh orang yang berangkat dari Kota Pontianak menuju Kota Kuching. Diantaranya, Ria Norsan Abdul Gani, Erlina Fattah Moesa, Citra Wulandari, Muhammad Farizi Chodri, Muthia Shafira Wulandari, Mariana Salwa Aulia dan Winarsih.

 

Kepergian Ria Norsan ke Sarawak, Malaysia ditanyakan ke Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan, Jimmi Imanuddin. Dalam rangka apa Gubernur Kalbar itu ke Malaysia?

 

“Mohon maaf, saya lagi tidak di Pontianak. Lagi pergi mancing dari Jumat kemarin,” kata Jimmi menjawab Equator, sesaat lalu.

 

Lantas sebagai aparatur negara yang mengurusi kegiatan Pimpinan yang dalam hal ini adalah gubernur, apakah Jimmi mengetahui agenda Ria Norsan ke Kuching. Serta apakah politisi Partai Gerindra itu telah mendapat persetujuan Menteri Dalam Negeri untuk meninggalkan Indonesia?

 

Mohon maaf, saya tidak ada mendapat info dari ajudan beliau (Gubernur, red),” jawab Jimmi.

 

Jimmi tidak menjelaskan, apakah kepergi Ria Norsan merupakan agenda resmi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat? “Maaf bang, saya lagi pergi mancing,” tutupnya.

 

Sementara itu, Ria Norsan juga dihubungi melalui sambungan WhatsApp pada pukul 15.07 WIB. Namun Norsan tidak merespon upaya konfirmasi pemberitaan Equator. (dis)